Minggu, 23 Desember 2012

Hujan dan Keindahan

Saat paling tepat untuk merenungi hidup ialah ketika turun hujan.
Visualisasi latar dengan rerintik hujan, dan aroma tanah yang menyengat.
Kita akan dihantar pada suasana kontemplatif yang indah dan natural
Pengalaman dan kenangan segera berterbangan dari dimensi waktu yang berbeda
Susah, senang, sedih, bahagia bercampur melebur dalam adonan keharuan
Terkadang kita baru menyadari betapa sesuatu itu penting ketika kita itu semua telah berlalu
Bayangkan jika hujan turun dan kita berada pada situasi yang kita tidak kehendaki?
Sama halnya ketika kita tidak dibiarkan memilih antara perasaan senang dan susah.
Sayangnya waktu tidak bisa kita kendalikan?
Tergantung kita mau menikmati atau menyesali badai yang datang bersamaan dengan gejolak waktu
Hujan kali ini terasa sangat berbeda
Terasa adanya aroma kesegaran yang datang dari berbagai arah
Mengingatkan aku pada kenyataan bahwa hidup ini hanya sekali dan harus dibuat indah
Keindahannya tidak pernah hilang.
Sensitfitas dan kemauan kita yang akan menuntun ke arah keindahan
Langit tak bergeming… hujan tetap turun…dan keindahan tercipta dalam kesederhanaannyan…
Terima kasih Tuhan karena engkau masih memberi waktu kepada kami untuk menikmati hidup dan keindahn ini

Tidak ada komentar:

Posting Komentar